Tiap-tiap insan yang bernafas, disamping mencari nafkah dengan tujuan mencukupi hidup keluarga, sekaligus juga dengan berdoa memanjatkan harapan kepada Allah SWT. Sebagai pemilik tunggal alam semesta, pastinya permohonan doa kita akan didengar jika memang divariasikan dengan amalan-amalan sunah lainnya .

Beberapa hal yang dapat dikatakan digunakan sebagai acuan dalam kehidupan ini yaitu adalah suatu pengharapan dan doa dihadapan Allah SWT dalam bentuk untaian kata-kata sekaligus juga perasaan batin dari dalam diri.

Kebahagiaan adalah sebuah perasaan batin dan keadaan yang pastinya masing-masing dari kita menginginkannya. Sangat normal Menjadi seorang manusia, kita senantiasa memiliki harapan supaya bisa hidup bahagia, terlepas dari tiap hambatan kehidupan yang dihadapi.

Malahan, kebanyakan dari kita yang menganggap kebahagiaan sebagai tujuan hidup yang hendak kita mewujudkannya. Jenis kebahagiaan itu pun bermacam-macam. Sebagian orang yang memaknai kebahagiaan dengan bentuk damai dan tentramnya keluarga dan satu sama lain saling mendukung, dan juga ada yang mengartikan kebahagiaan sebagai kebebasan secara materi yang bisa bikin kita tidak kembali merasakan kesulitan diwaktu mau sesuatu.

Namun, tahukah Anda kalau sejatinya dalam Islam hakikat bahagia adalah sangatlah luas dibandingkan dari definisi-definisi tadi? Menurut hadist riwayat Bukhari dan Muslim menyebutkan bahwa, �yang namanya kaya (ghina�) bukanlah dengan banyaknya harta (atau banyaknya kemewahan dunia). Namun yang namanya ghina� adalah hati yang selalu merasa cukup�. Maka, sesungguhnya letak kebahagiaan adalah di dalam hati. Walaupun tak bisa dilihat secara kasat mata, akan tetapi kita bisa rasakan.

Kebahagiaan sejati bersumber kedamaian yang kita rasakan dalam hati. Tentunya hal tersebut adalah anugerah Allah yang tidak ternilai banyaknya. Tentu setiap orang mau mempunyai batin yang tentram, yang dijauhkan dari kekhawatiran.

Tapi, tidak sebagian orang mampu dianugerahkan kebahagiaan hakiki ini. Dari itu semua sebagian diantaranya disebabkan mayoritas orang pada lupa dengan Tuhannya, Dzat yang mengaruniakan kebahagiaan dan menciptakan kedamaian di jiwa yang sebenarnya.

Hal ini dijelaskan oleh Allah dalam surat Al Fath ayat 4. Oleh karena itu, jika kita ingin memiliki kebahagiaan di dunia dan akhirat, harusnya kita mengingat Allah dan istiqomah berdoa mengharap pada Allah. Sungguh tidak ada kebahagiaan hakiki yang mampu kita rasakan tanpa adanya rahmat dari Allah. Maka dengan demikian, berikut akan dibahas 2 doa bahagia dunia akhirat yang dapat kita kerjakan.

Islam Sebagai Agama yang Harmonis

Islam itu sebagai agama yang mengutamakan keharmonisan, sehingga berdamai dengan diri sendiri sangat dianjurkan. Karena tentunya memang, manusia selalu hati mereka tentram, sekaligus pula cukup akan keberkahan.

Dari hal-hal tersebut cuma bisa diperoleh dengan berdoa dan beribadah.

Islam yang memuat arti �Selamat� sudah menginspirasi masyarakat dengan kata-kata yang begitu indah. Agama Islam bisa maju lantaran banyak isi dari Al-quran dan Al-hadist berisi mengenai keindahan.

Lebih mayoritas isinya yakni motivasi kepada penganutnya supaya terus cinta dengan Tuhan, alam, dan antar sesamanya. Maka dari itu, ditemukan banyak kata mutiara Islam dari isi kitab tersebut.

Doa dalam Islam

Doa dan harapan menurut pengertiannya adalah pendekatan diri dengan Allah dengan sepenuh hati, sebagian besar pula dijelaskan dalam ayat-ayat Al-Qur�an. Malah Al-Qur�an mayoritas menjelaskan pula kalau tadharu� (berdoa dengan sepenuh hati) hanya akan muncul bila disertai keikhlasan. Hal tersebut bagian dari kebiasaan yang dipraktekkan oleh orang-orang shalih.

Ikhlasnya berdoa akan mampu meningkatkan keseriusan jiwa, sehingga doa pada Allah akan senantiasa diharapkan, baik saat kondisi senang atau saat kondisi susah, dalam menderita maupun ketika bahagia, dalam susah atau dalam keleluasaan.

Doa Sapu Jagat

Fadhilah doa ini mungkin sudah kita mengetahui dari waktu lama supaya senantiasa kita membacanya tiap berakhirnya solat, terlebih lagi sholat fardhu. Lafadz doa ini dalam Bahasa Arab adalah �Rabbanaa aatinaa fiddunnyaa hasanah, waqinaa �adzaa ban naar�. Dalam Bahasa Indonesia doa ini memiliki arti, �Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan hidup di dunia serta kebaikan hidup di akhirat dan jagalah kami dari siksa api neraka�.

Dengan baca doa ini, kita tak hanya mengharapkan kebahagiaan di dunia, namun juga memohon selamat kehidupan di akhirat kelak. Tentunya inilah tujuan hidup seorang muslim yang sebenarnya.

Doa meminta kesejahteraan dunia akhirat

Berikutnya, yakni doa supaya bisa memohon ampunan serta kesejahteraan. Dalam Bahasa Arab, doa ini berbunyi �Allahumma innaa nas alukal �afwa wal ‘aafiyata fiddiini wad dun-ya wal aakhiroti�. Artinya, �Ya Allah, kami mohon ampunan pada-Mu serta limpahkan kesejahteraan agama dunia serta akhirat�. Tidak ketinggalan pula kita patut juga mengharapkan keselamatan dari penyakit. Sesungguhnya, seseorang yang tertimpa penyakit atau berbuat dosa maksiat tak akan mampu mencicipi kebahagiaan dunia akhirat.

Oleh sebab itu, sebaiknya kita memohon pertolongan Allah supaya bisa selamat dari penyakit dan dosa yang kemungkinan bisa menimpa kita sebagai insan yang biasa.

Itulah beberapa doa untuk kita bahagia dunia serta akhirat.